KEBAYORAN BARU (Pos Kota) – Modus menawarkan brosur sambil menawarkan produk tertentu kepada penumpang angkutan umum, tiga dari dua pencopet dibekuk anggota Polsek Kebayoran Baru, setelah korban Lena Sari, Karyawati swasta, meneriaki pelaku dengan kata-kata copet di atas Kopaja S66 Jurusan Manggarai-Blok M, di Terminal Bus Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (26/11).
Lena Sari, 46, saat naik angkutan umum tersebut duduk di bagian belakang. Tiba-tiba masuk tiga orang pria, dua orang duduk memepet korban, satu lagi di samping kanan kiri Lena.

“Saya kira mereka enggak saling kenal. Ada dua orang duduk di samping kanan kiri saya. Nah, yang duduk di kiri nawarin brosur kesehatan sambil demonstrasi pakai tangan. Enggak tahunya, yang duduk di sebelah kanan mengambil HP smartphone saya di tas,” kata Lena.

Saat peristiwa terjadi, Lena mengakui dirinya sempat teralihkan dengan gerakan pelaku yang di sebelah kananya, yang belakangan diketahui bernama Doni Panjaitan, 35. Selain karena penampilan pelaku yang perlente, memakai setelan kemeja dan sepatu pantovel, tata bahasanya juga baik selayaknya sales.

Pelaku mencopet smartphone-nya di tas, Lena baru menyadari bahwa dia menjadi korban pencopetan. Korban meminta kembali ponsel pintarnya itu. Pelaku tidak mengaku dan malah terjadi cekcok.

“Saya minta smartphone dikembalikan. Saya lihat yang satunya turun dari kopaja. Dia turun sama temannya satu lagi,” jelas Lena.

Yakin ketiganya berkomplot, Lena lantas melompat dari Kopaja mengejar para pelaku yang bergegas menuju taksi yang tengah mangkal di sisi Taman Mataram. Tanpa banyak berpikir, dia menghadang dan memukul kap taksi dan meminta kedua pelaku turun.

Mendengar teriakan maling, sopir dan tukang yang berada di sekitar lokasi langsung berdatangan. Mereka meminta keluar paksa keduanya dari taksi pelaku pun babak belur diamuk massa. Kedua pelaku Doni dan Bastian mendekam di Polsek Kebayoran Baru, sedangkan satu pelaku lainnya masih diburu petugas.
(adji/sir)


View the original article here