SENEN (Pos Kota)- Pelaku pembunuh sadis tertangkap petugas buru sergap (Buser) Polres Jakpus pimpinan Kanit AKP Mustakim, ketika ribut dengan anak muda di depan Pasar Blok I Pasar Senen, Jakarta Pusat, Minggu (30/11) dinihari.

“Pria ini buronan petugas Buser setahun lalu, namun ia berhasil ketangkap petugas sekitar pukul 00:00 wib, ketika pemuda ini mau bikin ribut dengan anak muda pasar Senen,” kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hendro Pandowo.

Bandit sudah setahun buron ke Batam, berhasil dimankan petugas saat mau buat onar di pasar Senen. Penjahat sadis bernama DR alias Dorus alias Sofyan alias Ambo,40, kost di Tanah Merah Prumpang, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakut, digelandang  enam petugas buser ke kantor polisi.

Pelaku ini pada Kamis 28 Nopember 2013 lalu, membunuh rekannya Depy Sinay,36, padahal korban dan pelaku sama-sama satu daerah, ketika itu pelaku pembunuh ini saat itu disuruh korban cari massa untuk menghadiri sidang sengketa Pilkada pada 26 Nopember 2013 lalu, dengan dijanjikan perorang akan mendapat Rp150 ribu.

Pendek cerita semua yang telah diomongin si korban telah dipenuhi, namun kenyataannya korban (Depy Sinay -red) hanya memberi uang Rp50 ribu, karena tidak sesuai akhirnya terjadi cekcok diantara mereka di loby utama Atrim Senen pada tanggal 28 Nopember 2013 lalu.

Di saat terjadi adu mulut, tiba-tiba saja Dorus digampar hingga membuat pria ini semakin emosi, dan tanpa disadari ia sudah membawa pisau lalu menikam bagian leher korban hingga ambruk dan tewas seketika di TKP.

Usai menghabisi nyawa temannya DR, sebelum kabur ke Batam. Dia sempat menginap dua hari di rumah teman di kawasan Jakarta Timur dan kemudian kabur ke Batam. “Karena mengira sudah aman akhirnya pria pembunuh itu balik ke Jakarta, namun setibanya ia di Pasar Senen, malah ketangkap petugas saat mau buat ulah lagi di depan Pasar Senen.”

“Pelaku ini kami tangkap karena mau buat keributan lagi, ketika petugas mau menangkap dibalik bajunya ditemukan dua bilah senjata tajam jenis keris beracun dan pisau kecil,” tegas Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Tatan Dirsan Atmaja.

(silaen/sir)


View the original article here