JAKARTA – Kapolda Bali, Irjen AJ Benny Mokalu, berjanji mengamankan penyelanggaraan musyawarah nasional (Munas) IX Golkar yang berlangsung di Nusa Dua,Bali, Minggu (30/11/2014) ini. Polda setempat akan mengerahkan sekitar 6 ribu personel.

“Di luar (arena munas -red) tanggung jawab saya, di dalam tanggung jawab panitia,” kata Benny kepada pers di Nusa Dua, Bali.

Selain itu, ratusan “Pecalang” atau petugas pengamanan adat khas Bali dikerahkan untuk pengamanan kegiatan partai politik di pulau wisata tersebut. “Kalau berbicara kamtibmas, harus melibatkan potensi masyarakat. Kami wajib menggunakan potensi masyarakat karena perbandingannya satu berbanding 300 di Bali,” kata Kapolda Bali Albertus Julius Benny Mokalu.

Ratusan “Pecalang” itu berasal dari desa adat terdekat yang berada di kawasan “Indonesia Tourism Development Corporation” (ITDC) Nusa Dua, Badung, seperti Desa Adat Bualu. Mereka turut dikerahkan guna membantu aparat kepolisian serta petugas pengamanan internal yang dikoordinir oleh Partai Golkar.

Pada bagian lain, Ketua Panitia Pengarah Musyawarah Nasional IX Partai Golkar Nurdin Halid, mengemukakan keterlibatan ormas di Munas bukan bagian bentuk dari pengerahan massa. Alasannya, ormas ini untuk membantu pengamanan agar Munas berjalan lancar.

“Seperti Anda lihat sendiri, alhamdulillah banyak kader, simpatisan, pencinta Partai Golkar untuk membantu panitia mengamankan Musyawarah Nasional Partai Golkar,” kata Nurdin Halid.

Mantan ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) ini juga menyampaikan bahwa mereka yang turut dalam pengamanan munas tersebut merupakan kelompok simpatisan dan berinisiatif sendiri menjadi relawan. Mereka menginginkan Munas di Bali yang rencananya berlangsung dari 30 November hingga 3 Desember 2014 berjalan lancar, aman dan kondusif, karena dengan pemberitaan media yang cukup panas beberapa waktu lalu.

“Ini sebuah hal yang kita tidak duga sebelumnya, sehingga banyak simpatisan yang berpartisipasi untuk mengamankan. Kita tidak ada pengerahan massa, mereka (ormas) datang sendiri mendaftar untuk mengamankan, dari berbagai organisasi,” tegasnya.

(*/sir)


View the original article here