DEPOK (Pos Kota) – Diduga usai menenggak minuman keras (miras) oplosan yang dijual di abang-abang tukang jamu. Akibatnya tiga orang menjadi korban, dua diantaranya meninggal dunia.
Dari peristiwa tersebut gerobak tukang jamu yang diduga menjual miras oplosan diamankan petugas reskrim Polsek Sukmajaya. “Penjual miras oplosan yang juga pemilik gerobak melarikan diri. Sehingga kita sita gerobaknya untuk barang bukti,”ujar Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya, AKP IK Garis kepada Pos Kota, Kamis (4/12) pukul 11:30.
Gerobak jamu yang disita tersebut berawal ketika petugas mendapat laporan ada tiga orang yang telah menenggak miras oplosan yang menjadi korban.
“Identitas korban yang meninggal Encep alias Ade Surya ,38,warga RT.2/6, Kel.Sukamaju kec. Cilodong,”ungkapnya.
Sementara Kapolsek Sukmajaya, Kompol Agus Widodo mengatakan setelah penyelidikan lebih dalam anggota dilapangan korban Encep alias Ade Surya,38, pegawai ekpedisi meninggal bukan karena nenggak miras namun karena sakit.
“Awal kami menduga Encep alias Ade Surya meninggal karena menenggak miras. Namun dari keterangan keluarga dari catatan medis RS.Hermina meninggal bukan karena overdosis miras. Tapi karena penyakit diabets Militus,”ungkapnya dalam percakapan singkat Pos Kota lewat telepon.
Kapolsek menambahkan, anggota sedang disebar untuk mencari informasi korban yang tewas akibat minuman keras.
“Anggota masih melakukan pengecekan ke wilayah Sukamaju Cilodong. Kemungkinan masih ada korban lain,”demikian.
Sementara itu berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Poskota korban yang meninggal dunia akibat miras yaitu Eka,30, warga BBM, Cilodong. Sementara itu korban yang selamat Beben hingga kini masih dirawat itensif di ruang IGD RS. HGA.
Sementara itu, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Depok, Kompol Tri Yulianto mengatakan telah memberikan perintah kepada masing-masing Kapolsek untuk merazia miras.
“Sudah kita buatkan surat perintah (TR) seluruh jajaran Polsek termasuk Polres akan melakukan razia besar-besaran sasaran minuman keras,”ungkapnya. (Angga)
0 Comments