GAMBIR (Pos Kota) – Ratusan Kepala Keluarga (KK) di tiga RW di Kelurahan Duri Pulo, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, yang akan terkena gusuran proyek jalan tembus atau jalan inspeksi memilih pulang kampung ketimbang tinggal di Rumah Susun (Rusun) yang disediakan pemerintah.

“Kalau memang digusur mending tinggal di kampung lagi, biar nanti kalau sudah di sana kerja apa saja yang penting nggak digusur gusur lagi,” ucap Badrun, 55, Kamis (4/12). Di Jakarta sendiri, ia mengaku sudah hampir 20 tahun tinggal.

Hal serupa, juga diungkapkan Maman, 48, warga lainnya. Ia memilih pulang kampung karena lokasi Rusun yang disediakan pemerintah jauh dari tempat usaha sehingga akan memakan ongkos lebih banyak. “Nggak sebanding sama pemasukan harian, mending pilih tinggal di kampung saja,” katanya.

Camat Gambir, Fauzi, menerangkan penertiban bangunan akan segera dilakukan pada pertengan Desembur 2014 guna mempercepat pembangunan jalan inspeksi. Sejauh ini, sambungnya, pihaknya pun telah beberapa kali melakukan sosialisasi.

“Dalam sosialiasi itu kita tawarkan mereka rumah susun, tapi banyak sebagian dari mereka memilih pulang kampong,” ungkapnya. Untuk mengakomodir keinganan mereka, Fauzi pun berkoodinasi dengan Sudin Sosial Jakarta Pusat menyediakan bus untuk mengangkut warga ke kampung halaman. (deny)


View the original article here