Tahun Depan,Kemenperin Rencanakan Investasi Rp271 triliun

JAKARTA (Pos Kota) – Kementerian Perindustrian (Kemperin) menyusun rencana investasi sektor industri 2015 dengar target investasi baru senilai Rp271,1 triliun. Investasi tersebut akan didukung proyek pembangkit listrik 35.000 megawatt.

Sekjen Kemenperin, Ansari Buchari, Minggu (7/12), mengatakan investasi yang diincar pemerintah adalah; industri agro, mineral, makanan minuman, galangan kapal, kimia, otomotif, investasi produk hilir dan investasi produk substitusi impor. Investasi itu akan mendapatkan dukungan dari proyek pembangkit listrik 35.000 megawatt.

“Harusnya target tercapai, karena ada proyek infrastruktur listrik,” ujarnya.

Menurutnya, sektor yang banyak dilirik investor adalah industri makanan dan minuman. Setelah itu, investasi pengolahan hasil tambang alias smelter. Adanya larangan ekspor mentah bijih mineral tambang menjadi daya tarik investasi sektor ini. “Investasi smelter bisa triliunan nilainya,” kata Ansari.

Sektor lain yang diincar investor adalah otomotif, seiring kenaikan produksi mobil. Lainnya, ada harapan investasi galangan kapal. “Saat ini usulan insentif galangan kapal sedang dibahas, bila selesai pasti bisa mengundang investasi,” kata Ansari.

Kemperin, lanjutnya, juga mengundang investasi sektor mesin kapal. Ada rencana, perusahaan otomotif Indonesia juga tertarik berinvestasi di sektor ini. “Kami sudah bicara dengan perusahaan otomotif. Mereka sebagian menguasai teknologi mesin kapal,” kata Hasbi Assidiq Syamsudin, Direktur Industri Maritim Kedirgantaraan dan Alat Pertahanan, Kementerian Perindustrian.

Perusahaan asal Jepang juga dikabarkan tertarik investasi mesin kapal, yaitu Ishikawajima-Harima Heavy Industries (IHI). Untuk diketahui, sampai September 2014, investasi industri tercatat Rp148,4 triliun atau setara 43,3 persen dari total investasi yang masuk ke Indonesia Rp342,7 triliun. (tri)


View the original article here

Post a Comment

0 Comments